Hallooo,
Yak, lagi-lagi nonggol setelah sebulan menghilang. Dan kali ini datang dengan "rumah" baru. Beberapa hari yang lalu, saya kepikiran untuk mendandani blog ini lagi setelah bertahun-tahun ga dijamah.
Setelah lihat-lihat dan coba-coba ini itu, saya akhirnya milih theme yang agak feminim dengan memilih warna pinky untuk theme blogspot saya kali ini. Mudah-mudahan saya ga labil dan ganti theme dalam waktu beberapa bulan ke depan :P
Anyway, APA KABAAAR?!?!? Mudah-mudahan kalian sehat wal afiat ya, senang-senang dan bahagia selalu ya. Kabar saya pun alhamdulillah baik. Status masih pengangguran tapi bahagia karena sedang sibuk belajar dan traveling. Sebel sih ga kerja, tapi setelah dipikir-pikir, enak juga jadi part time traveler (walaupun ga dibayar).
Dari terakhir saya nulis di blog ini, saya lumayan loncat sana sini dengan suami dalam rangka memperkaya diri dengan pengalaman berjalan-jalan kami.
Saat saya menuliskan ini, saya sedang menikmati makan siang vegetarian saya di Warung Kecil, Seminyak, Bali. Yes, saya lagi di tanah air dan Bali lebih tepatnya. Saya tiba di pulau dewata kemarin siang. Agak aneh rasanya datang sendiri (lagi). Jadi sedikit melow kemarin sore. Tapi sekarang sudah tidak.
Kepulangan kali ini ke tanah air adalah dalam rangka merayakan hari pernikahan adik bungsu saya minggu lalu di tempat yang sama ketika saya menikah setahun yang lalu. Kali ini saya pulang sendiri karena suami sudah tidak punya cukup banyak hari libur dari kantornya. Saya pun memanfaatkan waktu kali ini untuk bertemu teman-teman di Serang, Jakarta dan Bali.
Selama di Bali ini dan nanti, saya tinggal di rumah teman dekat saya. Senang sekali bisa sekali lagi merasakan tinggal sebagai orang lokal, bukan sebagai turis. Rasanya seperti dulu lagi.
Iin, teman saya itu, datang menjemput di bandara dengan mobil kantornya. Saya berceloteh betapa lucunya tahap kehidupan kami. Dulu waktu Bali belum punya bandara sebesar dan semodern ini, kami selalu jemput menjemput satu sama lain dengan sepeda motor. Mau sebesar dan seberat apa pun bawaan/koper kami. Kami akan bersusah payah menembus jalanan sampai sampai kosan dengan selamat dengan bawaan kami itu. Lalu kini, dia datang dengan menenteng laptop, berpakaian casual dan dengan muka bermake up tipis. Yang lebih bikin saya terkekeh adalah dia menjemput saya dengan mobil dari perusahaan dia bekerja sekarang. Kami berdua tertawa mengenang masa-masa kami dulu sering berpanas-panasan naik motor kemana-mana. Dan sekarang si wanita karier, yang selalu dia pelintir jadi wanita kurir, ini menjemput saya dengan santai dan nyamannya menuju rumah yang akan jadi tempat tidur saya selama seminggu ke depan.
| my B***h |
Setelah menaruh koper dan sedikit duduk-duduk sesampainnya kami di rumah Iin, kami langsung menuju Legian untuk menikmati kepala muda di tepi pantai sambil catching up -yang saya yakin akan berseri sampai minggu depan-, kami melanjutkan ke Warung Bebek Gober, tempat kami bertemu teman lain yang saya kenal di Liga Tari UI. Iko namanya. Setelah merantau di Thailand dan Malaysia selama kurang lebih 2 tahun, sekarang dia bertanggung jawab sebagai Costume Designer-nya Club Med di Bali. Saya senangnya minta ampun. Sudah lama saya ga ngomong bebencongan. Jadilah tadi malam saya kebanyakan ketawa daripada ceritanya.
| Good food, good friends, good place. |
Saya tidak punya rencana khusus berkunjung ke Bali kali ini. Sederhana karena ingin bertemu teman baik, mengingat dan mendatangi tempat-tempat favorite, dan mengexplore sesuatu yang baru. Dan entah untuk keberapa kali Bali selalu mengejutkan!
Pagi ini saya bangun agak siang, sekitar 8 pagi. Saya tidak langsung bangun, karena ingin menikmati pemandangan di luar jendela kamar yang langsung ke arah sawah hijau. Saya nikmati benar setiap menit yang saya lewati. Sungguh.
| Pemandangan di depan rumah Iin |
Lalu saya mandi dan siap-siap menuju satu tempat yang Iin sarankan untuk sarapan dan santai-santai menunggu jam makan siang. (Yes, if you are notice later all i talk about is food, food, food. Terrible).
Tempat itu bernama Milk and Madu. Sebuah restoran dengan konsep cozy, untuk semua umur (very family friendly), dan dengan menu makanan yang sehat dan enak tentunya. Saya mencoba menu Breakfast mereka yang sungguh membuat senyum-senyum sendiri. Bukan, bukan karena mangkoknya bisa ngelawak, tapi karena ada anak kecil liatin saya makan dengan merem melek saking enaknya. Saya jadi malu dan mesem-mesem sendiri, tengsin.
Biar ada gambaran seperti apa sarapan yang saya pesan, kira-kira penampakannya seperti ini :
| YUUUMM!!! |
Di Milk and Madu ini saya menghabiskan waktu kira-kira 2,5 jam. Awalnya saya mau ngeblog di sana, tapi internet-nya lagi gangguan. Jadi 2,5 jam saya habiskan untuk lihat-lihat orang datang dan pergi, nguping pembicaraan tetangga yang pake bahasa Prancis (mayaan latihan biar ga syok bulan depan masuk kelas lagi), dan membaca buku Bumi Manusia.
Setelah bosan dan kaki mulai gatel, saya mengepak barang-barang dan siap-siap berangkat ke tempat selanjutnya. Tujuan saya adalah makan siang di Warung Kecil. Tempat makan kesukaan saya sejak 2 tahun lalu, Nadine memperkenalkannya kepada saya. Tapi kali ini mereka sudah punya cabang di Seminyak. Kebetulan saya dari Canggu, tidak terlalu jauh. Jadi saya mau mencoba cabang yang baru itu. Sebelum menuju ke sana, saya membiarkan diri tersasar-sasar beberapa kali. Tak apa, memang sengaja. Barangkali saya menemukan sesuatu yang menarik along the way.
Kira-kira 1 jam perjalanan santai saya dari Canggu ke Seminyak termasuk acara nyasar-nyasaran, saya sampai di Warung Kecil Seminyak. Saya langsung mencari tempat duduk yang pewe dan memesan menu vegetarian yang sudah saya idam-idamkan dari setahun yang lalu, terakhir saya makan bersama suami dan keluarga di Warung Kecil Sanur.
| Taddaaa.. ini makan siang saya. |
Kenyang makan enak dan sehat, saya memesan jus mangga dan mulai bercerita tentang hari saya di Bali. Internetnya juga lumayan cepet.
Dalam waktu setengah jam lagi saya harus sudah bergerak menuju tempat selanjutnya. Serenity Eco Guesthouse- Yoga place. Sore ini saya daftar untuk coba Fly high yoga, yang instrukturnya adalah teman dari teman saya. Saya penasaran seperti apa.
Saya akan ceritakan bagaimana High Fly Yoga itu besok ya. Sekian dulu untuk hari ini. Besok saya bercerita lebih banyak lagi.
Mari.....
Bali, 13 Okt 2016
Anda



