20.11.10

Geli-Geli-Gimana-Gitu...

Pernah ngerasain rasanya geli-geli di perut?

Udah lebih dari 3 minggu ini, perut saya geli-geli terus. Kaya ada sesuatu di dalemnya. Sempet kepikiran, mungkin saya cacingan. Toh begitu, saya ga berusaha beli kombantrin, untuk membunuh cacing2 itu (kalau benar itu cacing). Saya menikmati geli-geli di dalam perut saya.


Seiring berjalannya waktu, saya mencari tau apa yang sedang terjadi di dalam tubuh saya. Rasa-rasa yang (sudah lama) tidak pernah ada. Lalu, suatu hari dia (tersangka utama penyebab hadirnya rasa geli-geli itu) berkata : mungkin kamu sedang jatuh cinta.


Saya tertawa sinis.

Cinta.

Cinta?

Cinta?!

Saya terlalu skeptis untuk menerima kata itu.

Melihat reaksi saya, dia berkata lagi : Hati-hati, Anda!

Sebenernya aga parno sih dia bilang gitu. Gimana kalau saya benar-benar jatuh dalam kata cinta? Damn, sweet distraction! Saya tau saya (lagi-lagi) sedang dicoba. Saya harus fokus dengan mimpi besar saya. Saya ingin kembali ke sekolah!

Bukannya tambah ilang, rasa geli-geli-enak ini semakin menyebar ke seluruh tubuh. Bukan cuma di perut. Sekarang sudah mencapai dada, mendekati jantung-hati. BAHAYA!

Tau apa yang sedang saya lakukan? Mencoba berkawan dengan rasa ini dan mempersiapkan diri kalau nanti sesuatu buruk terjadi di bulan desember.
Kalau sebelumnya, sekuat tenaga saya berusaha membunuh rasa ini karena saya tidak mau terluka atau jatuh parah. Lama-lama saya sadar itu percuma. Saya ga punya banyak pilihan, saya tetep harus maju ke depan. Tidak bisa mundur dan mencari jalan lain. Saya harus melewati jalan ini.
Jadi sekarang saya jalani saja. Pelan-pelan. Dengan dia yang selalu meyakinkan bahwa semua akan baik-baik saja.


Pagi ini, ketika saya bangun.. rasa geli-geli itu sudah menjalar ke seluruh tubuh. Rasanya... Enak. Sedikit takut tapi tetap nyaman. Senang. Bahagia. Hidup.


Sambil memandang hamparan padi hijau di depan kamar saya, dalam hati saya diam-diam bersyukur atas semua yang saya rasakan. Senyum-senyum sendiri di depan jendela. Membayangkan dia merasakan dan melakukan hal yang sama juga di sana. Benar-benar sakit!
Ya, saya memang sedang sakit. Dan saya tau ke mana saya harus pergi untuk mendapatkan obat dari penyakit saya. Ke tempat dia.


Geli.


PS: jangan pada muntah ya' baca posting gw yang ini. Hehe, namanya juga lagi sakit. Harus dimaklumin.

2 comments:

Kantong Ajaib said...

sakit yang ngenakin ya nda? geli geli gimana gitooo..
hihihi.. pengen cipokan..sluurppp...ahahahaha

peblem said...

oh, tuhaannn, sarbuuu..
ternyata benar kamu punya pacar baruu.. ;p