Kalau saja ada bahasa di dunia ini yang bisa menerjemahkan kata, kalimat, dan makna lewat tatapan mata, saya pasti akan mempelajari bahasa itu.
Hari ini dan kemarin, saya dibuat bahagia olehnya. Mat membuka lebar matanya dan menatap saya dalam. Tidak ada kata-kata yang keluar. Tidak ada suara. Kami hanya saling berpandangan. Saya berdiri berjam-jam di samping tempat tidurnya hanya untuk bertukar pandangan. Saling menyapa dalam tatap yang bermakna jutaan kata.
Dalam tatapan saya, saya katakan betapa saya merindu suaranya. Betapa saya merindu senyumannya. Betapa saya rindu seluruh dirinya.
Dalam tatapan dia, [saya berharap] dia berkatakan betapa dia berusaha untuk membalas apa pun yang saya katakan. Betapa dia tidak ingin saya menyerah dan terus berjuang bersamanya. Betapa dia juga merindukan saya.
Malam ini, sebelum saya memejamkan mata dan menyelam ke dalam dunia mimpi untuk bertemu dan memadu kasih dengannya, saya berbisik kepada semesta alam dan berharap pesan ini sampai padanya.
"..................."
Sudah. Itu saja.
Selamat malam, Sayang.
![]() |
| Foto diambil dari sini |

3 comments:
Selamat Anda, pasti Mat ngerti, pasti Mat paham komunikasi kalian..
Pasti ada kemajuan berikutnya!
waa.. alhamdulillah, udah buka mata ya Mat? turut senang
Anda, aku baca cerita kamu hari ini di dailymail uk. Ini aku copas linknya. Aku coba goofle n stumble upon your blog. I just wanna say, your story is so beautiful. Matt is really lucky to have met you. I hope he will recover soon and you should be very proud of yourself for standing by his side at the worst time yet you could still enjoy little things around you ( I like your snow story ). Take care and big hugs from Canada (It's colder than England :p)
http://www.dailymail.co.uk/health/article-2155860/Teacher-coma-10-months-starts-CRYING-hears-fiancees-voice-phone-held-ear.html
Post a Comment