23.12.10

A gift of God

Ternyata ga sulit untuk jadi orang kaya.

Saya memang ga punya banyak uang, meskipun seperti yang teman-teman tau-gaji saya yang udah nyampe 5 Milyar (harus baca ini sambil gedek-gedek pala ala gw), saya tidak merasa kelebihan dan banyak uang. Saya hanya bersyukur dan merasa berkecukupan. Hamdalah..

Saya memang belum punya tunangan atau suami, meskipun seperti yang kalian tau-berjuta laki-laki mengagumi dan menginginkan saya, saya tidak merasa sendiri. Saya menikmati setiap detik kesendirian dan kebersamaan bersama orang-orang di sekeliling saya. Hamdalah..

Saya memang tidak selalu mendapatkan apa yang saya inginkan : Eropa, beasiswa, dekat selalu dengan keluarga.  Saya tetap bertahan hidup. Dan yang terpenting, saya bahagia.


Dalam hitungan beberapa hari ke depan, tahun akan segera berganti. Banyaaak sekali kejadian di tahun 2010 yang, ah entah bagaimana saya bisa mendeskripsikannya dalam satu kata, membuat saya menjadi lebih kuat.

2010 yang sungguh berwarna. Tidak bermaksud riya, tapi sepertinya warna-warna hidup yang saya dapatkan di tahun macan ini cukup berlimpah. Merah, kuning, hijau, jingga, biru, nila, ungu, dan bahkan hitam pekat. Sudah saya lalui. Dengan selamat. Hamdalah..


Rasa syukur atas segala yang sudah saya lalui di tahun 2010 ini ditutup dengan kehadiran dia di hidup saya. Tidak pernah merencanakan atau berpikir Tuhan dan semesta akan berbaik hati memberikan saya bonus akhir tahun yang sangat indah. Saya tidak tau harus berkata apa selain hamdalah..


Saya bahagia. Saya merasa kaya raya. Saya bersyukur dan beruntung.
Terima kasih, Tuhan. Terima kasih, semesta. Terima kasih, 2010.
Terima kasih telah memberikan saya "Gift of God"
Yes, that means you, M.




a card made from heart..

1 comment:

bucin-bulubulucinta said...

ciyeehhh, namanya matthew niyeehhh. *fokus pada sudut yang salah* ;p