Malam ini hujan adalah gerimis pertamaku,
Setelah jeda waktu yang lama tertunda.
Ku dengarkan syahdu rintikannya. Merdu sekali.
Aku tersenyum simpul. Mengenang masa itu.
Ah, entah kenapa.. Hujan selalu saja punya sesuatu untukku.
Sakit, senang, sedih, pilu, cinta : semua rasa itu.
Lalu diam-diam hati ini mengadu pada hujan : sudah, cukup!
Mungkin sudah saatnya kau berhenti jalan sendiri.
Waktu ini terus berjalan. Jangan biarkan egomu menang! Bisik sang hati kepada diri.
Nasib tidak akan mengasihani. Dia hanya akan mempermainkanmu.
Ayo lawan!
Biarkan hujan ini muncul dan bernyanyi lagi
untukmu dan kekasihmu, segera.
No comments:
Post a Comment