"Satu orang musuh itu terlalu banyak dan seribu orang teman itu terlalu sedikit."
Tadi malam Mamah saya tiba-tiba nyeletuk seperti itu waktu kami sedang menonton tv. Saya langsung saja menyetujui perkataan malaikat saya itu.
Kalau saya harus menjawab pertanyaan berat ini : "who is your bff*?"
*best friend forever. Masa ga tau sih. Ga gaool deh loe.
Mungkin saya harus berpikir lama untuk menjawabnya.
Jujur, saya tidak bohong. Saya menganggap semua teman dekat saya bff. Secara harfiah, kata BEST memang seharusnya memunculkan satu jawaban saja. Best - Terbaik. Sesuatu yang berawalan TER-, biasanya merujuk pada satu benda. Karena itulah disebut superlatif.
Nah, masalahnya, saya tidak bisa menentukan siapakah si superlatif itu di dalam kehidupan pertemanan saya.
Seribu orang teman itu terlalu sedikit.
Beberapa kandidat kuat untuk merebut posisi BFF itu tentu saja ada. Mulai dari teman semasa SD, SMP, SMA, kuliah dan random friends yang saya kenal dari dan di mana-mana.
Hanya saja, mereka sudah berada di posisi masing-masing dengan porsi yang berbeda-beda. Dan saya tidak bisa memilih satu. Tidak bisa memperkecilnya menjadi satu. Terlalu sedikit. Tidak cukup untuk membentuk SATU. Tidak akan pernah cukup.
They are just too precious to be counted and labeled.
I love you all.
Best Friends Forever.
No comments:
Post a Comment